image1 image2 image3 image4 image5 image6

HELLO I'M KENNY LISCHER|A STUDENT IN GENE REGULATION LAB|ENJOY SCIENCE AND MOMENT|LET'S LEARN, SHARE, AND INSPIRE

Lima Penyakit Hati

Sekarang sudah masuk bulan puasa, bulan yang penuh berkah dan rahmat Allah s.w.t. Ada baiknya selama bulan puasa ini kita giat untuk memperbanyak amal ibadah kita dan menghindari segala macam perbuatan yang dapat menimbulkan dosa. Setiap orang di dunia ini haruslah dapat menghindari hawa nafsu mereka. Karena hawa nafsu tersebut mereka dapat melakukan perbuatan-perbuatan negatif. Salah satu dari hawa nafsu tersebut ada pada hati atau disebut juga penyakit hati.

Penyakit hati disini bukanlah sebuah penyakit yang dapat membuat kondisi seseorang menjadi lebih buruk, melainkan mereka akan mendapatkan balasannya kelak oleh Allah s.w.t. Jika di ringkas, ada 5 macam penyakit hati yang ada dan sering dilakukan oleh banyak orang. Penyakit-penyakit hati tersebut adalah sakit hati, tawar hati, iri hati, tinggi hati, dan patah hati.

1. Sakit Hati

Sakit hati merupakan yang pertama dari macam-macam penyakit hati. Sakit hati akan muncul ketika seseorang merasa diremehkan, dihina, tidak dihormati, dan tidak diperlakukan sebagaimana mestinya.Hal ini akan menimbulkan luka hati pada orang yang menderitanya. Terkadang mereka menginginkan agar orang lain dapat merasakan apa yang mereka inginkan. Akibatnya, pembalasan menjadi obat untuk mengobati sakit hatinya.

2. Tawar Hati

Tawar hati merupakan rasa kecewa, sedih, tidak bisa menerima akan kenyataan yang terjadi. Tawar hati merupakan dasar dari segala penyakit hati. Dari rasa tawar hati akan timbul rasa sakit hati. Dari situ mulailah timbul penyakit-penyakit hati lainnya seperti iri hati, tinggi hati , dan pata hati. Seseorang yang tawar hati akan menjadi apatis, tidak bergairah, dan lambat dalam proses kerja serta kurang produktif. Mereka akan mengerjakan segala sesuatu dengan setengah-setengah. Akibatnya, kompetensi dan kemampuan mereka menjadi menurun.

3. Iri Hati

Perlu dicatat, bahwa iri hati termasuk penyakit hati yang timbul dari orang itu sendiri. Penyakit ini tidak timbul akan kelebihan yang didapat oleh seseorang. Namun, karena mereka merasa bahwa seseorang yang mendapatkan kelebihan tersebut tidak pantas untuk menerimanya, maka mereka akan merasa tidak puas akan apa yang mereka capai. Orang yang iri hati tidak akan puas dengan melihat orang lain lebih tinggi pangkatnya, lebih baik, lebih terhormat, lebih kaya, atau dengan kelebihan-kelebihan yang lain. Padahal kita tahu, bahwa balasan untuk orang yang iri hati atau dengki adalah seperti kayu yang terbakar oleh api neraka. Untuk itu kita harus menerima bahwa di atas bumi ada langit yang menyelimutinya. Atau dengan kata lain, selalu ada orang yang lebih dari kita. Kita wajib untuk menghormatinya. Jikalau kita mau melampauinya gunakanlah cara-cara positif yang dapat membangun citra baik bukan hanya bagi diri kita sendiri tetapi juga kepada orang lain serta Allah s.w.t.

4. Tinggi Hati

Kebalikan dari iri hati adalah tinggi hati atau sombong. Mereka merasa dirinya jauh lebih tinggi, lebih berharga, lebih hebat, dan lebih dari siapapun. Karena sikap itulah, terkadang, mereka menjadi lupa terhadap apa yang terjadi di sekitarnya. Apabila mereka jatuh, seringkali mereka tidak dapat bangkit dari kejatuhannya. Sikap ini membuat seseorang bisa terlupa akan siapa dirinya sendiri, orang lain, dan siapa yang menciptakannya. Kita tidak mungkin dikatakan lebih kepada yang telah menciptakan kita, Allah s.w.t. Ia memiliki sifat maha daripada sifat-sifat kita. Dengan segala kesempurnaannya, Dia-lah yang berada di posisi yang setinggi-tingginya tidak ada yang lain.

5. Patah Hati

Ini bukan soal putus cinta ditinggal oleh seseorang yang disayangi, tetapi patah hati karena hubungan dengan ligkungan. Termasuk family breakdown dan social breakdown. Kepatahan membuat hubungan terputus. Mungkin masih berbicara, tetapi bukan berkomunikasi. Mungkin masih bekerja bersama, tetapi bukan bekerja sama.

Ke-5 penyakit hati tersebut bisa menjadi sebuah penyakit yang lebih berbahaya dari sekedar penyakit hati biasa yang diderita oleh tubuh, karena urusannya langsung dengan yang Maha Kuasa, diri sendiri, dan juga dengan orang lain. So, masih maukah anda terjangkit penyakit hati ini? Penyakit hati ini tidak memerlukan sebuah media perantara untuk dapat menyebar dari satu orang ke orang lain. Hal ini disebabkan mereka dikendalikan oleh hawa nafsu kita. Apabila kita dapat mengendalikan hawa nafsu kita, maka insya Allah, kita dapat terhindar dari segala macam hal-hal negatif terutama penyakit hati tersebut.

Share this:

CONVERSATION

5 comments:

  1. jagalah hati kita, agar senantiasa menjadi bersih selama bulan puasa ini

    ReplyDelete
  2. nice ken!!
    amin,,semoga kita bisa menjaga hati2 kita ini menuju hari kemenangan..
    :)

    ReplyDelete
  3. gmn caranya mengendalikan hawa nafsu y? susah banget

    ReplyDelete
  4. Cara mudah untuk mengendalikan hawa nafsu adalah dengan berpuasa. Ingat tujuan dari puasa itu sendiri. Dalam puasa selain makan dan minum kita juga harus dapat menahan hawa nafsu

    ReplyDelete