image1 image2 image3 image4 image5 image6

HELLO I'M KENNY LISCHER|A STUDENT IN GENE REGULATION LAB|ENJOY SCIENCE AND MOMENT|LET'S LEARN, SHARE, AND INSPIRE

Hallo Ben!

            Tepatnya Kamis, 17 Januari 2011 kemarin, impian untuk bertemu dengan seorang Benjamin Soemartopo (Managing Partner McKinsey) bisa terwujud.  Tim dari @StudentsxCEOs mengundang 7 orang sebagai “guest star” yaitu : saya, Aurora, Mariska, Nanda, Serlina, dan Sonia. Ini kesempatan untuk sharing-sharing dengan beliau dan bertemu dengan teman-teman baru. Walaupun sharing yang dilakukan hanya 1 jam, tetapi inspirasi tetap mengalir. Hallo Ben! I’m here J


Selama discussion section dia menceritakan tentang perjalanan hidupnya, cita-citanya, dan pengalaman-pengalaman yang berkesan salah satunya keterlibatannya dalam pembangunan Aceh pasca Tsunami. Anak dengan keturunan dari Jawa dan Australia ini menginginkan agar dapat memajukan negara Indonesia dengan  menyumbangkan ide-ide briliannya dengan mengadopsi apa yang telah dilakukan di luar negeri kemudian di sesuaikan dengan kondisi bangsa. Sesosok yang enerjik dan selalu terlihat gembira dilengkapi dengan kepemimpinan yang sangat baik.

Saat berdiskusi dengannya, dia menyatakan bahwa Indonesia memiliki potensi SDA dan SDM yang bagus. Namun, banyak yang tidak inisiatif mau meningkatkan potensi-potensi tersebut. Kekurangan sifat kepemimpinan adalah salah satu faktornya. Perlu adanya pelatihan-pelatihan kepemimpinan yang harapannya akan menjadi pemimpin bangsa, yang memimpin perubahan, dan memberikan multiplier effect positive kedepannya. Salah satu program yang digagas oleh McKinsey adalah YLI (Young Leaders for Indonesia) yang bertujuan untuk menciptakan pemimpin-pemimpin baru di Indonesia.

Menurut Ben, cara meningkatkan potensi-potensi pemuda Indonesia adalah sebagai berikut
  • -          Cari ilmu dari luar, jika bisa sekolah di luar negeri, kemudian aplikasikan di dalam negeri untuk membangun bangsa
  • -          Buat target yaitu dengan menjadi yang terbaik di dunia
  • -          Carilah ilmu dari sumber-sumber terbaik di dunia : sekolah yang terbaik, guru yang terbaik, ilmu terbaik
  • -          Jika menginginkan untuk menjadi leader, kuasai 3 hal yaitu bisnis, pemerintah (politik), dan masyarakat. Ketiga hal tersebut akan sangat berpengaruh kedepannya.
  • -          Just speak up! It will help you for problem solving when you get problem, communicate, and delegation

Cara meningkatkan trust :
  • -          Values
  • -          Search the exceptional
  • -          Profesional and Integrated
  • -          Be honest

Seorang pemimpin harus dapat memimpin mulai dari tahap diri sendiri hingga ke tahap yang lebih besar. Lead self > lead change > lead others. Also another important thing, you must know how to delegate and benchmarking with global peers.

BEN INSPIRATION : NELSON MANDELA AND KUNTORO MANGKUSUBROTO
International : Nelson Mandela

Ketika ditanya siapakah orang yang menginspirasi Ben hingga seperti saat ini? Dia menjawab,”kamu tahu film Invictus? Kamu tahu Nelson Mandela? Dialah inspirasi saya di tingkat Internasional”. Saya sendiri sudah pernah menonton Invictus, disitu tergambarkan bagaimana kepemimpinan dari seorang Mandela mempersatukan Afrika bersama teman-teman LKSM lainnya. It is very recommended film guys! Ok, disini sekalian saya sharing tentang review film Invictus.

             Invictus, sebuah film yang menceritakan tentang kehidupan seorang warga Afrika, Nelson Mandela, saat menjabat sebagai presiden Afrika pada tahun 1994-1999. Dia terpilih sebagai presiden melalui pemilu setelah ia dikeluarkan dari penjara selama 27 tahun. Selama ia berada di penjara, sering sekali merasakan pahitnya kehidupan dan di tempat itu pulalah, ia mendapatkan inspirasi untuk membuat Afrika menjadi satu suara tanpa memandang warna kulit.

                Massa-massa Mandela menjabat adalah massa dimana politik Apartheid telah dihapuskan. Namun, masih terdapat sisa-sisa yang masih memisahkan antara warga kulit putih dan kulit hitam. Dalam film ini, lebih ditonjolkan bagaimana seorang Mandela bersikap sebagai seorang presiden dan pemimpin bangsa dalam memajukan olahraga rugby. Sebelum ia menjabat, rugby dikenal sebagai olahraga yang sering dimainkan oleh orang berkulit putih, sementara itu orang-orang berkulit hitam sangat menakutinya dan justru ingin membubarkannya.

                Pada awalnya, rugby afrika adalah tim yang tidak diperhitungkan sama sekali dalam kancah internasional. Mereka seringkali mendapatkan kekalahan telak dari tim rugby dari Negara ternama. Mandela merupakan pemimpin yang jeli dan selalu ingin mencari tahu tentang perkembangan tim rugby. Melihat kekalahan yang sering didapat justru membuat Mandela semakin semangat. Berbagai tindakan langsung dilakukannya, mulai dari pendekatan secara pribadi, pemberian kata-kata inspiratif, hingga pengontrolan terhadap tim rugby itu sendiri. Buah manis dipetik Negara Afrika dengan berhasil menjuarai piala dunia Rugby. Kemenangan ini, juga berhasil menyatukan antara orang berkulit putih dan hitam. Mereka sama-sama menyambut kemenangan afrika. Semua satu suara, semua demi Negara. Semua bersinergi menjadi satu dibawah naungan bendera Afrika.

                Banyak pesan moral yang dapat diambil dari kisah film Invictus tersebut. Presiden Mandela berhasil menjalankan strateginya untuk memajukan tim rugby Afrika. Seorang pemimpin haruslah bisa menjadi inspirasi bagi yang dipimpinnya. Hal inilah yang ditanamkan oleh Mandela ke banyak orang. Mereka harus dapat melihat secara detail bagaimana kondisi warganya dan terbuka untuk menerima kritik dan saran tetapi tetap konsisten terhadap apa yang telah diputuskan. Yang dilakukannya adalah mengerjakan hal-hal yang bisa dilakukan selama itu masih belum terlambat. Semua bisa diraih bila ada kemauan dan usaha.

 “I thank whatever god may be or my uncomfortable soul. I am the master of my faith, I am the captain of my soul”

-Nelson Mandela-

National : Kuntoro Mangkusubroto

“Di tingkat Nasional, pak Kuntoro adalah inspirasi bagi saya”, sahut Ben melanjutkan. Sekarang ini, Kuntoro Mangkusubroto adalah ketua UKP4 (Unit Kerja Presiden bidang Pengawasan Pengendalian Pembangunan). Pak kuntoro ini juga merupakan dosen di ITB. Pernah juga menjabat sebagai Direktur Utama PT Tambang Timah dan Menteri Energi dan Sumber Daya Masyarakat.

Ben sangat tertarik dengan pak Kuntoro karena dia adalah seorang engineer yang sangat paham akan banyak hal seperti pemerintah, politik, bisnis, dan masyarakat. Selain itu, pak kuntoro juga termasuk salah satu yang membantu dalam pembangunan Aceh pasca-Tsunami yang akhirnya dinobatkan oleh dunia sebagai pembangunan terbaik pasca bencana.

Diakhir sesi diskusi, beliau memberikan catatan di sebuah selembar kertas yang ditujukan untuk seluruh pemuda Indonesia. On that special paper written :

What you can CONCEIVE and you BELIEVE, You can Achieve!

-Benjamin Soemartopo, 17-2-1011-

Share this:

CONVERSATION

0 comments:

Post a Comment