image1 image2 image3 image4 image5 image6

HELLO I'M KENNY LISCHER|A STUDENT IN GENE REGULATION LAB|ENJOY SCIENCE AND MOMENT|LET'S LEARN, SHARE, AND INSPIRE

#1001Karya : Representasi Berkarya Tanpa Batas

Hari itu tampak biasa-biasa saja. Dengan berbagai aktivitas yang harus dilakukan setiap harinya. Tiba-tiba datang sebuah pesan isinya,"Morning Ken!! Kenny ada di rubrik U Blog SPICE! Juni 2011 loh!!". Tersentak kaget mendengar berita tersebut. Dalam hati berkata,"Alhamdulillah, mudah-mudahan ini bisa menjadi 1 langkah untuk terus melakukan hal yang bermanfaat kepada umat". 

Me at IYMC and SPICE Magazine
Di rubrik tersebut tidak terlepas dari isi yang ada di blog ini dan apa yang telah dilakukan. Mungkin jika belum melakukan apapun saya tidak pantas untuk berada disana. Di rubrik tersebut menceritakan pengalaman saya waktu menjadi speaker di IYMC (Indonesia Youth Mini Conference) yang diadakan Januari 2011 lalu. Disitu saya bercerita tentang teknologi photoportable yang telah dibuat oleh Didit dan saya untuk diikutkan dalam ajang  PIMNAS XXIII di Bali Juli 2010 lalu.

Kami membuat suatu penemuan yang dapat menjadi solusi terhadap permasalah air yang pelik. Dari hasil penemuan tersebut mencoba untuk mengubah air yang penuh dengan limbah  organik, bakteri, dan logam menjadi air bersih bahkan siap untuk diminum. Penemuan inilah yang mengantarkan saya untuk memenangi beberapa kompetisi keilmiahan dan tulisan, mengikuti berbagai macam event yang dibuat oleh pemerintah maupun non pemerintah, menjadi pembicara di berbagai acara, hingga masuk majalah ini. Seperti sebuah rentetan tembakan senapan yang datang bertubi-tubi. Ini adalah hasil dari penemuan yang telah dilakukan oleh Didit dan Saya yang dibimbing oleh Prof Selamet dari Departemen Teknik Kimia Universitas Indonesia.

Teknologi Photoportable atau "Teko Ajaib Pengolah Air"
Itu merupakan salah satu hasil penemuan yang dilakukan oleh kami. Pada saat saya mengikuti PIMNAS XXIII di bali, ratusan hasil karya-karya mahasiswa dipamerkan. Tertegun melihat banyaknya karya-karya mahasiswa dari sabang sampai merauke dari USU hingga Haluoleo yang memajangkan karya kebanggaannya untuk diikutsertakan dalam ajang bergengsi ini. Sejak saat itu, mata saya mulai terbuka bahwa Indonesia itu amatlah luas, berisi berbagai macam latar belakang, dan memiliki sumber kekayaan alam yang dahsyat. Sungguh beruntung mereka yang dapat lahir di tanah yang dapat merubah batang kayu menjadi tanaman ini. Zamrud khatulistiwa yang memuat sumber-sumber potensial belum terjamahkan.

Berkarya tidak akan ada batasnya. Creation has no limits. Kita semua dapat secara bebas berkreasi untuk membuahkan karya-karya baru yang dapat menjadi solusi permasalahan dari masyarakat. Ketidakterbatasan yang kurang dieksplorasi bahwa pada kenyataannya ini merupakan satu hal yang harus diperjuangkan. Ilmu memang tiada batasnya. Siapa yang menguasai ilmu dan informasi merekalah yang akan menguasai dunia.

Bangsa Arab dahulu pernah berjaya hingga menguasai sebagian asia dan eropa, ketika itu banyak cendekiawan-cendekiawan yang menguasai ilmu pengetahuan. Bahkan hingga sekarang banyak sumber-sumber pustaka yang sampai sekarang masih dipakai. Amerika dan Jepang seperti berada diatas angin. Perkembangan ilmu dan informasi yang berasal dari kedua negara tersebut membuat takjub negara di seluruh dunia untuk menjadikannya sebagai patokan kemajuan suatu bangsa. Sekaran, China adalah negara yang sedang menjajaki menuju negara maju. Produk-produknya sangat banyak berada di pasaran. Tak ayal produk mereka mampu bersaing dengan produk-produk yang sebelumnya sudah ada dan dikenal di masyarakat dengan harganya yang murah dan kualitas yang cukup. 

Hauslah akan ilmu pengetahuan. Ilmu itu adalah satu wujud yang universal. Ilmu-ilmu tersebut akan membawamu untuk menjalani kehidupanmu. Tidak akan habis suatu ilmu karena mereka akan terus berkembang. Bahkan kini, perkembangannya amat pesat. Ilmu tersebut tidak hanya bisa didapat dari membaca suatu buku dan mendengarkan apa yang diterangkan di kelas. Ilmu tersebut bisa berasal darimana saja. Ilmu dapat berasal pengalaman diri sendiri dan orang lain. Budaya berdiskusi juga merupakan salah satu cara untuk dapat menimba ilmu pengetahuan. Jika tidak disadari, ilmu yang kita dapatkan sangat berpengaruh terhadap lingkungan sekitar kita. Semakin luas lingkup lingkungan kita semakin luas pula cakrawala wawasan kita.


Membentuk Generasi Pembelajar

Berbicara tentang gerakan pemuda, saya cukup senang dengan kondisi yang ada sekarang. Generasi-generasi muda sudah banyak yang mulai sadar untuk bisa membangun bangsa ini mulai dari level akar rumput. Memberika kontribusi kecil tetapi memiliki keistimewaan akan dampak yang diberikan. Memberikan suatu usaha untuk bisa menyimpulkan simpul-simpul senyuman Indonesia. Gerakan-gerakan yang dapat menginspirasi orang lain untuk dapat berbuat sesuatu. Mulai dari pengembangan pemuda, kepemimpinan, lingkungan, anti-korupsi, entrepreneurship, social entrepreneurship, kesehatan, pendidikan, dan lain sebagainya. Ini bukan lagi sebuah tetapi banyak lilin-lilin harapan untuk membuat bangkit Indonesia.

Cukup sudah, generasi terdahulu dilanda dengan mental peminta-minta. Generasi muda memiliki tanggung jawab dan peran yang penting untuk menjadikan Indonesia sejahtera dan bermatabat. Generasi muda akan memiliki tiga opsi peran mereka kelak yaitu,
1. Sebagai generasi penerus bangsa yang secara konsisten melanjutkan perjuangan yang telah dirintis generasi sebelumnya.
2. Sebagai generasi pengganti generasi pengganti generasi tua yang belum mampu mengemban amanat mewujudkan Indonesia yang adil dan makmur.
3. Sebagai generasi pembaharu yang bertujuan untuk mentransformasikan bangsa ini kearah yang lebih baik.

Dari ketiga opsi tersebut, saya lebih sepakat untuk memilih opsi ketiga. Generasi yang menguasai 37% populasi penduduk di Indonesia ini, memang notabene akan melanjutkan perjuangan generasi tua. Namun, apabila mereka melanjutkan perjuangan yang akhir-akhirnya hanya berujung pada permasalahan yang sama, ini adalah satu hal yang buang-buang waktu dan sia-sia. Bukannya ingin menuju iklim progresif positif justru bersifat stagnan dan cenderung negatif. Ya, kita juga sebagai generasi pengganti generasi tua. Nmun, mengemban amanat saja tidaklah cukup untuk mewujudkan bangsa yang adil dan makmur. Diperlukan sebuah tindakan nyata untuk menjadi pembaharu yang menembus batas-batas peradaban yang ada untuk menuju kearah yang lebih baik.

Kemajuan suatu bangsa sangat bergantung kepada generasi mudanya. Jika inginmelihat maju atau mundurnya suatu bangsa di masa yang akan datang itu sebenarnya mudah, lihat apa yang dilakukan generasi mudanya saat ini. Jika generasi mudanya malas untuk menimba pengetahuan, hidup tanpa tujuan, bersenang-senang, mabuk-mabukkan, siap-siap saja menunggu tanggal main kehancuran.

Untuk membentuk generasi pembelajar dibutuhkan suatu kemauan yang dapat menciptakan iklim untuk terus belajar. Belajar secara berkesinambungan yang tidak akan pernah berhenti dari saat melihat dunia hingga meninggalkannya. Tidak ada salahnya jika terus belajar. Ketika sudah memahami akan satu hal, coba langsung berbuat suatu dan yakini dalam hati untuk terus terbuka untuk mempelajari kehidupan. Belajar itu juga dapat dilakukan manakala kita sedang melakukan tindakan. Jadi jangan terfikirkan kalau belajar itu hanya duduk diam membaca buku atau mendengarkan apa yang disampaikan dikelas. 

Jika memang sekarang ini, fasilitas yang tersedia belum dapat menunjang untuk berkembang, cobalah berada disekitar orang-orang yang berpandangan untuk selalu ingin belajar. Bila tidak ada, buatlah. Ajak orang-orang  untuk sama-sama mewujudkan impian ini. Live with passion! Live with Life-long Learning!


#1001Karya
Jadi apa itu #1001Karya?

to be continue...

Share this:

CONVERSATION

5 comments:

  1. wow selamat kenny.makin famous aja ni si abang ini.haha.btw itu burungnya mengganggu.haha

    ReplyDelete
  2. very proud of you
    I am jofanny Ferdian Rahmansyah your senior in SMA 8 Tangerang...

    ReplyDelete
  3. waah, baru baca posting ini. keren, terus menulis ken :D

    ReplyDelete
  4. kak....
    bikin merinding baca tulisan kakak..
    K E R E N .

    ReplyDelete
  5. @rheza Thank you rheza. Burung yang ada di blog ini? gapapa buat pembeda dengan blog lain :)

    @Jofany hallo Jofanny, wah sepertinya sudah lama ga ketemu

    @Naimah wah baru baca komennya, sip nai. But I am not as active as you to update the blog :). :gym:

    @omeiy wah ada omy. Gmn kabar teman-teman yang di Malang? sudah lama melepaskan pesona malang. Salam untuk semua ya..

    ReplyDelete