image1 image2 image3 image4 image5 image6

HELLO I'M KENNY LISCHER|A STUDENT IN GENE REGULATION LAB|ENJOY SCIENCE AND MOMENT|LET'S LEARN, SHARE, AND INSPIRE

Bangsa-bangsa Terhebat dan Kenikmatan Dunia tidak Terjaga

Hollywood sering dikenal dengan dunia yang super glamor, hedonistik, dengan nilai-nilai seksualitas yang nyaris tanpa batas. Dengan keunggulan teknologinya dan kemakmuran Amerika, nilai-nilai ini dianggap keren di seluruh dunia. Banyak orang tidak melihatnya secara kritis dan mempertimbangkan efek sampingnya bahkan pada Amerika sendiri.

Tidak semua Hollywood negatif tentu saja, tetapi mungkin kita perlu mempertimbangkan efek dari “budaya kebebasan” nya kalau jadi tidak terkendali. Perhatikan juga ini.

Bagdad dan Andalusia maju karena semangat awalnya yang kuat, nilai-nilai Islam, semangat belajar, dan disiplin moral yang tinggi. Akan tetapi, setelah menjadi hebat, disiplin moralnya rusak. Kemewahan yang berlebihan-Harem-Khamr. Mereka menjadi korup, lemah, dan akhirnya bisa dibinasakan oleh bangsa Mongol dan Crusade. Kemegahan Bagdad dan Andalusia cuma tinggal sejarah.

Imperium Romawi, sang penguasa dunia yang hebat menjadi hedonistik, lalu korup, dan akhirnya lemah. Orang-orang Barbar dari Utara menghabisis mereka sampai tidak ada sisanya. Koloseum yang megah sekarang tinggal puing-puing.

Orang-orang Eropa pada zaman kegelapan terjebak dalam kerusakan moral yang dahsyat sampai tidak mampu bangkit selama 1000 tahun lamanya.

Peradaban Byzantium tanpa sadar terjebak dalam kerusakan moral yang persis sama. Pasukan Ottoman Turki yang kuat lalu menghancurkan mereka.

Italia, pusat Renaissance yang penuh seksualitas memprovokasi Savonarola dan pengikutnya untuk memberontak. Semua kekacauan ini membuat Italia lengah dan pusat perdangan berpindah dari Mediterania ke Atlantik (Benua Amerika baru). Italia menjadi lemah dan diduduki Spanyol, Jerman, dan Prancis sampai ratusan tahun.

Saat ini banyak bangsa-bangsa miskin terjebak materialisme dan nilai-nilai seksualitas yang longgar. Dengan didukung media, terjadi “pembentukan” karakter menjadi bangsa yang ingin cepat kaya raya dengan mudah. Dengan 3 cara mudah: Korupsi, menjual tubuh, dan judi. Efeknya, pikirannya menjadi malas, kapasitas intelektual, daya produktif, dan akhirnya daya saing globalnya juga melemah.

Kemewahan berlebihan, seksualitas yang tanpa batasan, atau nafsu kekuasaan bukan hanya masalah moral, tetapi uga bisa melemahkan secara signifikan fokus dan energi yang merupakan daya produktif. Daya produktif yang sangat diperlukan untuk melawan tantangan dunia yang keras. Bangsa-bangsa yang lengah akan dikalahkan oleh mereka yang lebih kuat dan fokus dengan senjata atau persaingan dagang global.

Jelas, hal-hal yang akan melemahkan umat manusia:
- politik tanpa prinsip
- kesenangan dunia tanpa pertimbangan nurani
- kekayaan yang didapat tanpa usaha/kerja
- pengetahuan yang tanpa jiwa
- usaha/dagang yang tanpa moral
- sains tanpa nilai kemanusiaan
- pemujaan yang tanpa mau bekorban

Share this:

CONVERSATION

0 comments:

Post a Comment